Pages

Senin, 18 Januari 2010

Owen Bikin Pusing Ferguson

Ferguson bingung mengatur jam terbang reguler Michael Owen.

Pelatih Manchester United, Alex Ferguson, mengaku masih bingung dan kesulitan memberikan jam terbang reguler kepada Michael Owen. Namun, ia berjanji, akan mencari cara untuk mendongkrak jatah bermain Owen.

Owen bergabung dengan MU awal musim ini. Sejumlah kalangan berharap, terutama masyarakat Inggris, hal itu akan mengangkat kembali karier Owen, baik di level klub maupun internasional. Namun, faktanya, dalam 14 laga Premier League, Owen cuma empat kali bermain sebagai starter.

Sementara itu, Capello sendiri telah menjelaskan, Owen bisa tampil di Afrika Selatan, asal jam terbangnya di klub bertambah. Capello bahkan sudah mengecam Ferguson karena tak kunjung memberikan tempat utama kepada Owen.

Ferguson mengerti kegelisahan itu. Namun, sebagai pelatih, ia memiliki tanggung jawab utama untuk menjaga konsistensi tim dan sejauh ini, ia masih kesulitan memberikan jam terbang reguler untuk Owen. Seperti pernah disampaikannya, Owen dan Wayne Rooney punya karakter bermain yang mirip.

Mengingat Rooney merupakan penyerang utama, Ferguson berat mencadangkannya demi memberi tempat buat Owen. Di sisi lain, Ferguson menilai, penyerangan MU tak akan efektif bila memaksakan Owen dan Rooney bermain bersama. Meski begitu, ia berjanji akan mencari cara menambah jam terbang Owen supaya berpeluang berangkat ke Afrika Selatan.

"Michael butuh tampil dan kami akan mencoba mengatasi masalah itu. Ini hanya persoalan memadukan penyerang Anda. Kadang-kadang, dengan kekuatan yang saya miliki di tengah, lebih cocok bagi kami untuk bermain dengan satu penyerang dan kami ingin Wayne Rooney ada di depan. Dalam permainan modern, sulit untuk memainkan dua (penyerang di depan)," ungkap Ferguson.

Sabtu, 16 Januari 2010

MIMPI BERTEMU BIDADARI


Dalam biografi imam ahli hadist dari negeri Syam, Abil Hasan bin Sulaiman bin Haidaroh Aquraisy Aththarabilisi. Beliau lahir pada tahun 250 dan meninggal tahun 343, semoga allah merahmatinya berkata syaikh abil kamilsaya mendengar KHOITSAMAH berkata : saya menaiki perahu diatas lautan, sedangkan tujuanku ke daerah jibillah, yaitu suatu kota yang terletak didekat pinggiran pantai syam, dekat dengan kota ladzikiyyah, untuk mencari ilmu/mengaji di seorang syaikh yang bernama syaikh yusuf bin bahr.

Kemudian aku pergi dari tempat itu menuju daerah anthakiyah, di perjalanan kami di hadang oleh suatu gerombolan dan kami melawannya. Kemudian kendaraan kami di rampas, mereka mencuri harta-hartaku dan memukuliku. Setelah mereka memukuli kami segerombolan tadi menulis nama-nama kami. Dan salah satu dari mereka bertanya kepadakusiapa namamu? Aku menjawab : KHOITSAMAH! Maka oarng tadi berkata : tulislah nama orang ini dengan namakhimar bin khimar”.

Aku pusing akibat pukulan yang menghujaniku, lalu aku tertidur. Tatkala aku tidur aku bermimpi seakan-akan aku melihat surga, dan dibagian pintu depan pintunya terdapat sekumpulan bidadari. Maka berkata salah satu dari mereka : wahai orang yang sakit, apa yang hilang darimu? Berkata bidadari yang lain : oh… apa yang menyebabkan dia hingga begitu ya?. Berkata bidadari yang lain “ andai kata dia terbunuh, maka tempatnya adalah di surge bersama bidadari.”

Mendengar perkataan dari bidadari tadi, yang lain pun menambahi pendapat yang di utarakan oleh temannya, seraya berkataallah swt memberinya dia rezki berupa mati syahid untuk memuliakan islam dan kesyirikan.

Kemudian aku terbangun dalam mimpi itu seakan-akan ada orang yang berkata kepada sayabacalah surat at taubah. Kemudian saya memebaca firman allah swt yang berbunyifasiihu fil ardli arba’a asyhurin.” Artinya maka berjalnlah kalian (hai orang-orang kafir) di muka bumi ini selama empat bulan.” Berkata lagimaka saya menghitung dari dalam mimpi saya sebanyak empat bulan lantas allah membebaskan aku.

Jumat, 01 Januari 2010

Hasyim Muzadi, Berpengaruh Tanpa Harus Radikal

BELUM lama ini Royal Islamic Strategic Studies Centre di Yordania menerbitkan sebuah buku berjudul The 500 Most Influential Muslims 2009. Nama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Achmad Hasyim Muzadi, masuk salah satu di antaranya.

Hasyim bukanlah satu-satunya tokoh asal Indonesia yang masuk dalam kategori berpengaruh. Sejumlah tokoh juga ikut tercatat, seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, KH Abdullah Gymnastiar, dan pengasuh Pondok Pesantren Ngruki KH Abubakar Ba'asyir. Namun, nama Hasyim berada di peringat teratas dari tiga tokoh tersebut, menempati urutan ke-18.

"Saya bersyukur atas penghargaan ini. Ini menjadi bukti bahwa NU bisa membuktikan rahmatan lil ?alamin. NU tidak hanya merahmati umat Muslim, tetapi juga merahmati alam," ujar Hasyim beberapa waktu lalu.

Pria kelahiran Tuban 8 Agustus 65 tahun silam ini berpendapat, untuk menjadi seseorang yang bisa diterima lintas agama, tidak harus menjadi pribadi yang liberal dan sekuler. Begitu pula untuk menjadi seseorang yang berpengaruh, tidak harus menjadi sosok yang fundamental atau radikal.

"Seharusnya kita harus bangga dengan eksistensi sendiri tanpa harus mengikuti orang lain. Banyak orang yang ingin dibilang hebat dengan cara yang kasar," tandasnya.

Dalam waktu dekat pula, mahkota Hasyim sebagai pemimpin NU akan berakhir. Dia bertekad tidak akan mencalonkan kembali dan memilih untuk menghabiskan hari tua di Pondok Pesantren Al Hikam yang dia dirikan di Depok dan Malang.

"Banyak teman-teman yang antre ingin menggantikan saya, kalau saya masih di situ berarti menghambat regenerasi. Itu tidak baik buat NU," ungkap mantan cawapres pada Pemilu 2004 silam.

Karena itu, saat ini Hasyim memberikan panggung sebesar-besarnya kepada tokoh NU yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua umum. Namun, Hasyim tetap meminta jaminan dari mereka agar NU tetap dapat terselamatkan, baik secara ideologis ataupun kemandirian organisasi.

Lantas, siapakah yang akan Hasyim dukung menjadi ketua NU?

"Biarkan saja dululah. Ujung-ujungnya mereka akan menghadap saya dan saya baru akan bicara," pungkasnya.

Konflik Muhaimin Vs Gus Dur Ternyata Sudah Diskenariokan

JOMBANG - Konflik di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menjadi seperti tradisi terutama ketika ada pergantian posisi ketua umum. Terakhir, konflik yang terjadi antara Muhaimin Iskandar dengan Abdurrahman Wahid. Namun, siapa yang sangka, konflik-konflik yang terjadi ternyata sudah diatur.

Demikian dikatakan Wasekjen PKB Yusuf Mujni di Jombang, Kamis 31 Desember malam. "Kalau dilihat runtutannya kan seperti itu. Gus Dur tak ingin ada kesan Cak Imin hanya menerima tahta," kata Yusuf.

Oleh sebab itu, Gus Dur secara politis habis-habisan melawan Muhaimin. Namun dalam keseharian hubungan paman dan keponakan itu begitu mesra.

"Saat ulang tahun Gus Dur meminta agar Cak Imin menuntunnya. Saat itu juga beliau mengisyaratkan akan memberikan estafet PKB ke Muhaimin," ungkap dia.

Namun beda alasannya ketika Gus Dur ditanya kenapa bukan Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid yang menjadi pucuk pimpinan partai berlambang bola dunia dan bintang sembilan tersebut.

"Yenny belum menikah. Itu salah satu alasan Gus Dur memilih Cak Imin untuk diuji sebagai penerusnya di PKB," terang Yusuf. Waktu itu Yenny belum menikah dengan Dohir Farisi.

Muhaimin Iskandar dan Gus Dur memang terlibat perseteruan politik usai Munas PKB di Ancol, Jakarta Utara. Bahkan, kubu Gus Dur sempat membuat munas PKB tandingan di wilayah Parung dengan ketua umum Ali Masykur Musa.

Tapi setelah disidang di MA, diputuskan bahwa PKB yang sah adalah versi Muhaimin Iskandar yang menggelar munas di Ancol.
(ahm)